Modus Website Berita

Perkembangan informasi di daerah Kota Manado tak bisa dipandang sebelah mata. Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir (2010-2013) telah hadir 50 lebih website berita yang meng-klaim diri sebagai Media Online di Manado (Sulawesi Utara). Hal ini bisa disebut fantastis karena daerah Sulawesi Utara yang memiliki penduduk 184,40 ribu jiwa ternyata haus akan informasi.


Koran kertas saat ini tak mampu lagi menampung kebutuhan pembacanya yang siap untuk up to date dengan pemberitaan terkini. Maka tak heran apabila media online di Sulut hadir bak jamur dimusim hujan. Ini merupakan tantangan bagi kita semua karena tidak semua media online yang hadir di Sulut memenuhi syarat untuk dikatakan media online. Perlu dikaji lebih oleh para pemerhati dunia Teknologi dan Informasi dimana website berita yang berstatus tak jelas ini hadir karena adanya kepentingan. Kepentingan yang sedang jadi trend saat ini adalah politik atau pencitraan. Hal ini sangat disayangkan karena tentunya pemberitaan yang dihasilkan tidak sesuai dengan realita dilapangan karena orientasi pemberitaannya tertuju pada oknum pelaku politik (yang saya sebut dengan hormat sebagai politikus).



Ada lagi yang hadir karena kepentingan Uang, disini kita melihat website berita yang melakukan kerja sama dengan pemerintah hanya untuk menjarah kas pemerintah. Kas yang bernilai ratusan juta sampai miliaran tersebut bisa raib dengan modus penipuan kerja sama pemberitaan / mitra pemerintah. Dimana website berita tersebut melakukan pemberitaan pemerintah seperti advertorial, pemasangan banner dan lain-lain. padahal bila kita melihat lebih spesifik lagi website tersebut tidak memenuhi syarat (minim pengunjung / pembaca, berita yang di ketik asal jadi dan sebagainya).



Hal-hal tersebut adalah tantangan bagi kita semua sebagai masyarakat IT, pekerja IT, dan akademisi bidang IT untuk memberikan masukan serta kontribusi ke masyarakat luas (umum) dan pemerintah agar tidak menjadi korban dari modus-modus website berita tersebut.

Postingan populer dari blog ini

Penipuan di Internet

Tentang Iron Dome Israel

Jokowi, Open Source Bagi Negeri